Senin, 02 Mei 2016

sajak perjalananku

dinding putih dan pilarnya

kususuri jalan panjang
sampai ujung, buntu
disana ada dinding besar
terlalu licin untuk kupanjati
terlampau tinggi untuk kulompati

dinding besar itu menutupi sesuatu
sesuatu dibaliknya
apa itu ? pikirku

apakah itu kehampaan
atau eksistensi atas sesuatu yang selama ini kucari
sesuatu yang ingin kutemukan
aku penasaran

logika ku berputar - putar
mencari celah kosong,sesak
celah itu terlalu kecil untuk kulewati sendiri
hatiku terlalu lemah untuk membisik
membisikkan ku jawabannya

apakah dinding ini adalah kesombonganku
yang selama ini bertakhta di benakku ?
yang selama ini membatasi langkahku ?
yang selama ini mengaburkan pandanganku ?
yang selama ini menenggelamkanku dalam lautan dosa ?

catatan akhir : ...
mataku masih menerawang ke dinding itu
namun pencarian ini telah terhenti sejenak
sejak kumandang cinta terdengar
es krimku belum habis .
dan aku mesti buru buru pulang untuk sholat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar