![]() |
| dinding putih dan pilarnya |
kususuri jalan panjang
sampai ujung, buntu
disana ada dinding besar
terlalu licin untuk kupanjati
terlampau tinggi untuk kulompati
dinding besar itu menutupi sesuatu
sesuatu dibaliknya
apa itu ? pikirku
apakah itu kehampaan
atau eksistensi atas sesuatu yang selama ini kucari
sesuatu yang ingin kutemukan
aku penasaran
logika ku berputar - putar
mencari celah kosong,sesak
celah itu terlalu kecil untuk kulewati sendiri
hatiku terlalu lemah untuk membisik
membisikkan ku jawabannya
apakah dinding ini adalah kesombonganku
yang selama ini bertakhta di benakku ?
yang selama ini membatasi langkahku ?
yang selama ini mengaburkan pandanganku ?
yang selama ini menenggelamkanku dalam lautan dosa ?
catatan akhir : ...
mataku masih menerawang ke dinding itu
namun pencarian ini telah terhenti sejenak
sejak kumandang cinta terdengar
es krimku belum habis .
dan aku mesti buru buru pulang untuk sholat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar