Senin, 17 September 2012

MOTIVASI DANDAN (BAG 01)

Dandan. 
Satu kata yang membuat pikiran kita melayang pada satu tas make up yang penuh dengan alat - alat yang dapat merubah alias menyulap wajah kita menjadi lebih 'baik'. (saya gak mo bilang menjadi cantik, karena cantik itu relatif bo'...) Dan tentu saja, kata dandan ini sangat melekat pada kaum kalangan saya, yaitu kaum hawa. Benar gak ??
BTW, entah mengapa bagi saya dandan adalah sesuatu yang sangat 'jauh'banget. Bagi saya dandan adalah kenyamanan. Sehingga dapat dikatakan, sebagian besar penampilan saya dihiasi dengan kaus gombrong (emak saya selalu menggunakan istilah ini untuk menyebut kaus - kaus kesayanganku) dan celana kedodor. Belum lagi sepatu  kets ataupun sepatu teplek lengkap dengan tas laptop lusuh nan koyak (semakin koyak, saya pun semakin pede make tas itu... ). Kalo naik motor, maka saya akan memilih helm paling jelek (sehingga saya pun tak takut kalo dicuri maling). Jika ada orang yang mengomentari penampilan "ajaib ini" (dan pasti salah satu orang itu adalah emak saya),  saya hanya bisa nyengir kuda. hieee...

Tapi semua itu berubah drastis, tatkala emak saya membelikan saya ciput ninja !

apa hubungan antara ciput ninja dengan dandan ?
sejak emak saya membelikan ciput ninja, saya jadi sering eksperimen dalam memakai kerudung. ketika berhasil membuat eksperimen, secara otomatis saya langsung menyesuaikan dengan baju + bawahan + wajah pun mesti di"sesuaikan" !! 
wow amazing !!
sejak saat ada ciput ninja itu, saya mulai rajin padu padankan baju. Mulai ngurus wajah serta badan.  kenalan dengan sabun muka, pelembab pagi, serta krim malam. Tak lupa dengan serum vitamin C.
sejak saat itu, kawan - kawan (terutama kawan wanita) pada muji saya (cieee...)
senangnya hati saya !! dalam pikiran saya ingin mengatakan :
"dulu saya jelek banget, tapi setelah 4 kali pemakaian ciput ninja, wajah saya menjadi lebih cantik !!"
(plagiat iklan klinik )
Eits, tapi ada sebagian yang lain memperingatkan saya akan "hobi" baru saya. Mereka mengatakan saya mesti hati - hati akan kecantikan dan pujian disekitar saya. Saya mesti tetap menjaga hati saya dari perasaan sombong dan tipu muslihat setan lainnya. (para akhwat, syukron selalu mengingatkanku)
Yaa, benar juga nasihat mereka.  Saya mesti hati - hati...
Tapi kembali lagi kedandan, kegiatan ini cukup menyenangkan (khusus hanya akhwat) dan membuat kita lebih rileks dan tentu saja pede. Bagi saya, cukuplah ini yang mendasari saya untuk berdandan. semoga tak terkotori oleh niat yang lain ...
SELAMAT BERDANDAN !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar